Berhenti Sejenak

DATE

Setiap hari kita menjalani berbagai aktivitas dan kerap terjebak dalam rutinitas. Tujuh hari dalam seminggu kita memacu diri kita dengan berbagai kesibukan pekerjaan, mungkin ditambah juga dengan pelayanan di gereja atau aktivitas di tempat lain. Sehingga saking sibuknya sampai-sampai kita pun kerap kali lupa hal yang sangat penting yaitu “berhenti” sejenak.

Ada saat dimana kita harus sejenak berhenti. Mengambil jeda dari kebisingan hdiup. Sejenak menarik diri dari hiruk pikuk rutinitas. Mengistirahatkan bukan hanya tubuh, tetapi juga hati dan pikiran. Saat dimana kita memeriksa dan mengasah diri.

Ibarat me-recharge baterai kehidupan kita. Untuk kemudian bersiap melanjutkan perjalanan kehidupan kita.

Kita harus tahu kapan harus jalan, kapan harus lari, tapi juga harus tahu kapan harus berhenti.

Sebelum situasi menjadi tidak terkontrol lagi, kinerja menurun atau kita melakukan hal-hal yang destruktif baik dalam aktivitas maupun kepada diri sendiri, kita perlu mengambil waktu untuk berdiam sejenak, duduk diam dalam hadirat-Nya dan mendengar suara-Nya melalui doa dan saat teduh.

“Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!”

Markus 6:31

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Share on telegram
Share on print
Scroll to Top